Pengertian VMWARE
Diposting oleh
Assyahrul
PENGERTIAN VMWARE
• VM WARE
Virtual Machine Sistem Operasi yaitu sistem operasi di dalam sistem operasi, yang memudahkan kita dan melindungi sistem operasi yang permanen agar terhindar dari kesalahan atau error dalam melakukan penginstalan sistem operasi. VM Ware ini adalah berbasis windows atau dapat berjalan di sistem operasi window
FUNGSI VMWARE
• VMware, malaikat penolong yang canggih punya. VMWare memberikan pilihan pada situasi dimana aku ingin punya lebih dari satu os dalam satu unit ntah pc/laptop. tidak perlu partisi khusus, mudah sekali tinggal install vmware layaknya software biasa yang letaknya di "program files" windows. kemudian lakukan setting nan mudah mengenai pembagian harddisk space dan memory pada guest os yang mau diinstall, jadilah seolah2 anda punya 2 unit komputer dalam satu unit. ada waktu berikan kesempatan pada diri anda sendiri untuk mencoba VMWare, benar2 ok banget software ini. hasilnya ? aku menjalankan windows xp aku, mendownload beberapa file, sementara aku mengetik blog ini dengan konqueror, browser gratisan dari kubuntu. pertama, instalasi vmware sebagai jembatan dan malaikat penolong pada problem yang hanya memiliki satu unit laptop, dimana aku sama sekali buta soal partisi windows dan linux bersamaan.kedua, setting ala kadarnya seperti yang disarankan wizard dari vmware ketiga,memulai reboot guest dari vmware, mudah, hanya dengan satu tombol "play" di toolbar VMWare, kemudian benar2 ajaib, dalam screen VMWare, muncul tampilan logo vmware, berikut dengan boot screen layaknya computernya anda sedang reboot, dan instalasi kubuntu berjalan, dan terus menginstall, sementara aku sibuk membalas email dalam windows xp.
Setting Access Point (TP-LINK)
Diposting oleh
Assyahrul
Sebelumnya merk Access Point yang digunakan adalah TP-LINK, dan berikut tutorial penyettingannya. Cekidot …
- Pertama jelas, siapkan Access Pointnya, kemudian pasang antena, kabel arus/power, kabel LAN pada Access Point dan koneksikan kabel LAN ke komputer.
- Setting IP Address dengan cara masuk ke Control Panel – Network Connections – double click pada icon Local Area Connection – pilih Internet Protocol TCP/IP – klikProperties – pilih Use the following IP Address.
- Isikan IP Address, misal :IP Address : 192.168.1.2
Subnet mask : 255.255.255.0
Preferred DNS server : 192.168.1.254
Kemudian klik OK – Close.
4. Selanjutnya kita panggil IP Address komputer dan IP Address pada Access Point (TP-LINK) untuk mengetes apakah sudah terkoneksi dengan benar.
Klik Start – Run – ketikkan cmd tekan enter – setelah masuk ke command prompt, kita panggil IP Address komputer terlebih dahulu caranya ketik:
ping 192.168.1.2 — tekan Enter
5. Jika berhasil maka akan keluar pesan “Reply from ….”
6. Sekarang tinggal kita panggil IP Address pada Access Pointnya, untuk mengetahui IP Addressnya silakan lihat pada bagian bawah Access Point. Disana terdapat username, password, dan IP Addressnya. Misal IP Addressnya 192.168.1.254, maka ketikkan pada command prompt sbb:
6. Sekarang tinggal kita panggil IP Address pada Access Pointnya, untuk mengetahui IP Addressnya silakan lihat pada bagian bawah Access Point. Disana terdapat username, password, dan IP Addressnya. Misal IP Addressnya 192.168.1.254, maka ketikkan pada command prompt sbb:
ping 192.168.1.254 — tekan Enter
7. Jika berhasil maka akan keluar pesan “Reply from ….”
8. Nah, sekarang tinggal penyettingan Access Pointnya. Buka browser misal Firefox, ketikkan IP Address Access Point tadi (192.168.1.254) pada Address bar tekan Enter.
8. Nah, sekarang tinggal penyettingan Access Pointnya. Buka browser misal Firefox, ketikkan IP Address Access Point tadi (192.168.1.254) pada Address bar tekan Enter.
10. Kita telah masuk dihalaman Admin AP, disinilah kita mengkonfigurasi atau me-manage semua pengaturan dan fungsi Access Point.
11. Masuk ke tab Network, tentukan pengaturan standard sbb :
Kemudian klik Save.
12. Lalu masuk ke tab Wireless (bawahnya tab Network), setting nama SSID misal : Alvin In The Web, Region : Indonesia, Channel : Automatic, Mode: 54Mbps (802.11g). Klik Save
13. Masuk ke tab Wireless Mode, disitu terdapat berbagai pilihan kegunaan TP-LINK ini mulai dari Access Point hingga Repeater, tinggal kita saja yang menentukan sebagai apakah TP-LINK ini. Sesuai misi kita, kita gunakan TP-LINK ini sebagai Access Point. Maka pilih Access Point dan checklist pada Enable SSID Broadcast, klikSave.
14. Terakhir kita masuk ke tab DHCP pilih Enable klik Save.
15. Selesai. Gimana sob mudah bukan cara penyettingannya? Sekarang tinggal kita test melalui Laptop/PDA/Perangkat Wi-Fi lainnya. Selamat mencobaSumber: http://alvinintheweb.wordpress.com/2010/11/01/setting-access-point-tp-link/
Macam-Macam Antena Wi-Fi Dan Fungsinya
Diposting oleh
Assyahrul
- Antena grid
antena ini merupakan
salah satu antena wifi yang populer,sudut pola pancaran antena ini lebih fokus
pada titik tertentu sesuai pemasangannya.
komponen penyusunya
yaitu :
1. reflektor
2. pole
3. jumper, fungsinya
menghubungkan antena dengan radio.
antena grid ada 2
macam dengan frekunsi yang berbeda yaitu 5,8 Ghz dan 2,4 Ghz
perbedaan terdapat
pada pole nya.
![]() |
|
gambar antena grid 5,8 Ghz
|
![]() |
|
gambar antena grid 2,4 Ghz
|
2.antena sectoral
antena sectoral hampir
mirip dengan antena omnidirectoral,yang juga di gunakan untuk access point to
serve a point-to-multi-point (P2MP) links.dapat menampung hingga 5
client.beberapa antena sectoral di buat tegak lurus dan ada juga yang
horizontal.
![]() |
|
antena sectoral
|
3. Antena
flat
fungsinya sama seperti
antena grid yaitu memfokuskan ke satu titik.
antena ini hanya di
gunakan untuk jarak yang dekat dan tidak untuk jarak yang jauh,karena frequency
nya kecil.
![]() |
|
gambar antena flat
|
4. Antena rocket
fungsi nya
point-to-point memiliki jangkauan sinyal yang jauh,produk wireless
ubiquiti.menggunakan radio rocket M5,cara settinganya menggunakan browser.
![]() |
|
gambar
antena roket 30dBi 5,8 Ghz
|
5. antena
omnidirectional
antena omnidirectoral yaitu jenis antena yang memiliki pola
pemancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama,untuk menghasilkan cakupan
area yang luas.
|
|
|
antena
omnidirectional
|
6.antena omni slotted
maveguide
antena omni slotted
maveguide ini merupakan salah satu antena omnidirectoral untuk memancarkan
sinyal wireless LAN 2,4 Ghz,dengan polarisasi horizontal.memiliki kemampuan
yang sangat bagus dan mampu meningkatkan jangkauan yang lebih jauh.
![]() |
|
antena
omni slotted mavegide
|
Perbedaan DHCP Server & DHCP Client
Diposting oleh
Assyahrul
Konfigurasi DHCP (Dynamic
Host Configuration Protocol) Server biasanya ditemukan pada
firmware router broadband. Bagian DHCP adalahdi mana
Anda dapat mengkonfigurasi router yang terintegrasi
di Server DHCP untuk menetapkan IP Address ke komputer
dan perangkat lain pada jaringan area lokal
(LAN). DHCP lain termasuk pengaktifan DHCP Server
dan Tambah atau Edit Reservasi DHCP.
DHCP adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang diaplikasikan untuk mempermudah pengalokasian IP Address pada suatu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP diharuskan secara manual memberikan IP address kepada semua komputer. Jika DHCP terpasang pada jaringan lokal, maka semua komputer menyambung ke jaringan akan memperoleh IP Adress secara otomatis dari DHCP server. Selain IP Address, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, misalnya default gateway dan DNS server.
Cara Kerja DHCP
Server
adalah merupakan sebuah layanan yang dapat memberikan IP Address dan informasi
TCP IP lainnya kepada semua Client yang memintanya. DHCP server umumnya
memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada Client
Dynamic
Host Configuration Protocol mempergunakan arsitektur server /client, maka
teradapat dua pihak yang berperan, yaitu DHCP Server dan DHCP Client.
§ DHCP server adalah
sebuah mesin yang memberikan layanan dengan “menyewakan” IP Address dan
informasi TCP IP lainnya pada semua Client yang memintanya. Beberapa sistem
operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server
2003, atau GNU/Linux terdapat layanan seperti ini.
§ DHCP client merupakan
mesin Client yang menjalankan program Client DHCP yang memungkinkannya
untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem
operasi Client jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional,
Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) mempunyai perangkat lunak seperti
ini.
Apa Itu MikroTik ?
Diposting oleh
Assyahrul
Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia, pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully yang berkebangsaan Amerika Serikat berimigrasi ke Latvia dan berjumpa Arnis yang sarjana Fisika dan Mekanika di sekitar tahun 1995. Tahun 1996 John dan Arnis mulai me-routing dunia (visi Mikrotik adalah me-routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova, tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Ini agak kontradiksi dengan informasi yang ada di web Mikrotik, bahwa mereka mempunyai 600 titik (pelanggan) wireless dan terbesar di dunia.
Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Latvia hanya merupakan “tempat eksperimen” John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.
MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP, provider hotspot, & warnet.
Pertanyaanya : Apakah Kita Perlu menggunakan Mikrotik Sebagai router??
Jawabannya : Ya, Karena Mikrotik Merupakan Router yang Handal dan mampu memberikan kelebihan pada sistem jaringan kita, dengan menggunakan mikrotik maka jaringan kita akan lebih stabil. Belakangan ini banyak usaha warnet yang menggunakan mikrotik sebagai routernya, dan hasilnya mereka merasa puas dengan apa yang diberikan mikrotik. Terlebih kemajuan dunia wireless yang menyajikan berbagai macam pelayanan mulai melirik benda yang satu ini.(Berbagai fitur ditawarkan pada mikrotik diantaranya)
- Firewall dan NAT
- Routing – Static routing
- Data Rate Management
- Hotspot
- Point-to-Point tunneling protocols
- Simple tunnels
- IPsec
- Web proxy
- Caching DNS client
- DHCP
- Universal Client
- VRRP
- UPnP
- NTP
- Monitoring/Accounting
- SNMP
- M3P
- MNDP
- Tools
Mikrotik bukanlah perangkat lunak yang gratis jika kamu ingin memanfaatkannya secara penuh, dibutuhkan lisensi dari MikroTikls untuk dapat menggunakanya alias berbayar. Mikrotik dikenal dengan istilah Level pada lisensinya. Tersedia mulai dari Level 0 kemudian 1, 3 hingga 6, untuk Level 1 adalah versi Demo Mikrotik dapat digunakan secara gratis dengan fungsi-fungsi yang sangat terbatas. Tentunya setiap level memilki kemampuan yang berbeda-beda sesuai dengan harganya, Level 6 adalah level tertinggi dengan fungsi yang paling lengkap. Secara singkat dapat digambarkan jelaskan sebagai berikut:
- Level 0 (gratis); tidak membutuhkan lisensi untuk menggunakannya dan penggunaan fitur hanya dibatasi selama 24 jam setelah instalasi dilakukan.
- Level 1 (demo); pada level ini kamu dapat menggunakannya sbg fungsi routing standar saja dengan 1 pengaturan serta tidak memiliki limitasi waktu untuk menggunakannya.
- Level 3; sudah mencakup level 1 ditambah dengan kemampuan untuk menajemen segala perangkat keras yang berbasiskan Kartu Jaringan atau Ethernet dan pengelolan perangkat wireless tipe klien.
- Level 4; sudah mencakup level 1 dan 3 ditambah dengan kemampuan untuk mengelola perangkat wireless tipe akses poin.
- Level 5; mencakup level 1, 3 dan 4 ditambah dengan kemampuan mengelola jumlah pengguna hotspot yang lebih banyak.
- Level 6; mencakup semua level dan tidak memiliki limitasi
Langganan:
Postingan (Atom)









